Facebook Pixel

· Dewi Puji · Info

4 Kesalahan Pakai Sepatu yang Bikin Kaki Sakit

Pernahkah kamu merasa kaki sakit setelah seharian beraktivitas, dan kemudian sadar bahwa penyebabnya mungkin adalah kesalahan pakai sepatu

4 Kesalahan Pakai Sepatu yang Bikin Kaki Sakit

Loading offers...

Daftar Isi

Pernahkah kamu merasa kaki sakit setelah seharian beraktivitas, dan kemudian sadar bahwa penyebabnya mungkin adalah kesalahan pakai sepatu? Bukan rahasia lagi kalau alas kaki yang tidak tepat bisa memicu berbagai masalah kesehatan kaki, mulai dari pegal biasa sampai nyeri kaki kronis yang mengganggu. Seringkali, kita mengabaikan pentingnya memilih dan menggunakan sepatu dengan benar, padahal ini adalah investasi jangka panjang untuk kenyamanan dan kesehatan kaki kita.

Sebagai konsultan perawatan sepatu, saya sering menemukan banyak orang yang mengeluh kaki sakit karena kebiasaan sepele dalam memakai sepatu. Ini bukan cuma soal model atau merek, lho. Ada beberapa kesalahan pakai sepatu mendasar yang mungkin tanpa sadar kamu lakukan setiap hari dan berpotensi menyebabkan cedera kaki serius. Yuk, kita bedah tuntas apa saja kesalahan pakai sepatu ini agar kamu bisa menghindarinya dan menikmati setiap langkah tanpa rasa sakit!

BACA JUGA: Cara Efektif Membersihkan Sepatu Kulit tanpa Merusaknya

1. Pakai Sepatu dengan Ukuran yang Salah

1. Pakai Sepatu dengan Ukuran yang Salah

Salah satu kesalahan pakai sepatu paling umum yang bikin kaki sakit adalah menggunakan ukuran sepatu yang salah. Kamu mungkin berpikir, "Ah, beda sedikit nggak masalah," tapi faktanya, perbedaan ukuran sekecil apa pun bisa berdampak besar pada kesehatan kaki kamu.

Dokter Allison Rottman, seorang ahli penyakit kaki di Arizona, menjelaskan bahwa seiring bertambahnya usia, kaki kita cenderung memanjang dan ukuran sepatu bisa bertambah karena tendon dan ligamen meregang dan kehilangan elastisitasnya. Selain itu, fluktuasi berat badan tertentu dan kondisi medis juga dapat menyebabkan perubahan ukuran sepatu. Akibatnya, banyak orang akhirnya memakai ukuran sepatu yang lebih besar atau justru sepatu kekecilan di kemudian hari.

Memakai sepatu kekecilan atau terlalu sempit bisa menyebabkan tekanan berlebih pada jari-jari kaki, kuku, dan telapak kaki, memicu nyeri kaki, lecet, bahkan masalah serius seperti bunion atau hammertoe. Sebaliknya, sepatu tidak pas yang terlalu besar juga bisa membuat kaki bergeser di dalamnya, mengakibatkan lecet, kapalan, dan membuat kamu mudah tersandung. Pastikan kamu selalu memilih tips memilih sepatu yang nyaman dan ukurannya tepat, terutama untuk jenis sepatu yang sering dipakai untuk aktivitas berat seperti lari.

2. Pakai High Heels yang Terlalu Tinggi

2. Pakai High Heels yang Terlalu Tinggi

Bagi sebagian wanita, high heels adalah pilihan utama untuk menunjang penampilan. Namun, di balik keindahannya, sepatu hak tinggi yang terlalu tinggi atau sering dipakai bisa menjadi penyebab kaki sakit karena sepatu. Sebuah survei menunjukkan bahwa hampir tiga perempat wanita mengenakan sepatu hak tinggi, dan dari jumlah itu, 77% memakainya pada acara-acara khusus, 50% ke pesta atau makan malam, 33% untuk menari, dan 31% memakainya untuk bekerja. Studi lain menunjukkan bahwa 72% wanita memakai high heels, dengan 39% memakainya setiap hari, dan dari mereka, 59% melaporkan nyeri jari kaki dan 54% melaporkan kaki nyeri di bagian jari kaki.

Bahaya high heels tidak bisa disepelekan. Pemakaian sepatu hak tinggi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan kaki seperti bunion, plantar fasciitis, dan hammertoe. Jika kamu memang suka memakai high heels, dokter Rottman menyarankan beberapa tips untuk mengurangi risiko kaki sakit:

  • Kenakan sepatu berujung bulat agar jari-jari kaki kamu punya lebih banyak ruang gerak.
  • Hindari Stiletto (sepatu dengan hak ekstra panjang).
  • Carilah sepatu hak tinggi dengan tumit blok atau baji, tingginya kurang dari 2 inci.
  • Batasi waktu saat pakai sepatu hak tinggi.

3. Pakai Sepatu yang Usang dan Rusak

3. Pakai Sepatu yang Usang dan Rusak

Mungkin kamu punya sepatu kesayangan yang sudah menemani bertahun-tahun, tapi sadarkah kamu kalau sepatu usang dan rusak bisa jadi penyebab kaki sakit karena sepatu? Menurut dr. Rottman, mengenakan sepatu usang dapat menyebabkan nyeri kaki akibat plantar fasciitis, tendonitis, stress fractures, dan shin splints. Ini karena sepatu rusak tidak lagi memiliki bantalan dan penopang yang dibutuhkan untuk melindungi kaki kamu dari kerusakan. Sol sepatu yang aus karena pola kaki yang mencolok dapat menyebabkan gaya berjalan yang tidak wajar, yang semakin memperburuk masalah ini.

Tergantung pada tingkat aktivitas dan jenis sepatu yang kamu pakai, disarankan untuk mengganti sepatu antara 6 hingga 12 bulan. Jika kamu terlanjur suka dengan sepatu rusak yang sering dipakai, pertimbangkan untuk membeli dua pasang sepatu yang sama untuk memperpanjang umurnya. Alternatif lain adalah memperbaiki sepatu rusak agar tidak sakit di tempat yang berpengalaman dalam reparasi sepatu. Layanan reparasi sepatu bisa mengembalikan fungsi dan kenyamanan sepatu kamu, seperti yang ditawarkan Sneakershoot. Kunjungi artikel kami tentang perawatan heels dan boots untuk informasi lebih lanjut mengenai cara menjaga alas kaki tetap prima.

4. Pakai Sepatu yang Nggak Sesuai dengan Aktivitas

4. Pakai Sepatu yang Nggak Sesuai dengan Aktivitas

Setiap jenis sepatu dirancang untuk aktivitas tertentu. Memakai sepatu tidak sesuai aktivitas bisa berujung pada kaki sakit atau bahkan cedera kaki. Misalnya, kalau kamu pakai sneakers biasa untuk hiking, kamu mungkin akan tertatih-tatih karena kaki sakit atau pergelangan kaki yang keseleo. Kesalahan pakai sepatu seperti ini tidak boleh diabaikan, lho!

Dr. Rottman menjelaskan bahwa mengenakan sepatu tidak tepat untuk aktivitas tertentu membuat kamu rentan terhadap segala macam masalah, mulai dari lecet hingga patah tulang, sengatan matahari, trauma jari kaki terbentur, atau benda jatuh di bagian kaki yang terbuka. Pastikan kamu selalu mengenakan jenis sepatu yang tepat dan sesuai dengan aktivitas yang dilakukan. Untuk perawatan kaki yang optimal, jika kamu berencana hiking, gunakan sepatu hiking atau sepatu high-top untuk menambah penyangga pergelangan kaki, terutama di jalur berbatu.

Mengapa kamu harus memilih jasa jasa Sneakershoot di Sneakershoot?

  • Cuci Menyeluruh Bagian Luar & Dalam: Pembersihan detail hingga ke sela, insole, dan bagian dalam sepatu agar bersih maksimal, higienis, dan bebas bau.
  • Sabun Aman & Ramah Lingkungan: Menggunakan cairan pembersih khusus sepatu yang tidak merusak warna, material, maupun tekstur asli sepatu kamu.
  • Proses Pengerjaan Terukur & Transparan: Estimasi 3–4 hari untuk layanan cuci reguler dan hanya 1 hari untuk layanan cuci express sesuai SOP kerja berpengalaman.
  • Gratis Tas Sepatu Spunbond: Setiap sepatu yang selesai dicuci dikemas rapi menggunakan tas spunbond agar tetap bersih dan aman saat pengantaran.
  • Gratis Biaya Jemput & Antar: Layanan antar–jemput sepatu tanpa biaya tambahan, praktis tanpa perlu keluar rumah.
  • Garansi Cuci Ulang: Jika hasil cuci belum sesuai standar atau masih terdapat noda ringan, sepatu akan dicuci ulang tanpa biaya tambahan.
  • 🌟 Rating dan review terbaik jasa Sneakershoot di Google, dibuktikan dengan pengalaman pelanggan yang puas.
  • 🎁 Free merchandise eksklusif untuk setiap pemesanan.

BACA JUGA: Panduan Lengkap Merawat Sepatu Putih Converse

FAQ seputar tips mencuci sepatu di Sneakershoot

Q: Bagaimana cara mengetahui ukuran sepatu yang pas untuk mencegah kaki sakit?

A: Tips memilih sepatu yang nyaman adalah dengan mengukur kaki di sore hari (saat kaki memuai), pastikan ada sedikit ruang di ujung jari terpanjang, dan coba berjalan untuk memastikan tidak ada tekanan atau gesekan yang menyebabkan kaki nyeri. Untuk aktivitas tertentu seperti lari, pertimbangkan naik setengah ukuran.

Q: Apakah ada solusi instan untuk kaki sakit karena sepatu yang sudah terlanjur kekecilan?

A: Jika sepatu kekecilan, solusi instan terbaik adalah tidak memakainya. Kamu bisa mencoba meregangkan sepatu kulit dengan metode tertentu atau membawa ke ahli reparasi sepatu, tapi untuk sepatu non-kulit, seringkali sulit diperbaiki. Fokus pada solusi kaki sakit karena sepatu dengan memilih alas kaki yang tepat.

Q: Seberapa sering sebaiknya saya mengganti sepatu?

A: Tergantung jenis sepatu dan intensitas pemakaian. Sepatu lari sebaiknya diganti setiap 500-800 km. Sepatu harian bisa diganti setiap 6-12 bulan jika sudah menunjukkan tanda-tanda sepatu usang dan rusak, seperti sol menipis atau bantalan yang tidak lagi empuk. Perawatan kaki yang baik dimulai dengan alas kaki yang prima.

Q: Apakah ada cara untuk mengurangi bahaya high heels agar tidak sakit?

A: Selain tips yang disebutkan di atas, kamu bisa menambahkan bantalan gel di bagian depan atau tumit sepatu hak tinggi untuk mengurangi tekanan. Pilih high heels dengan platform di bagian depan untuk mengurangi sudut kemiringan, dan hindari memakainya terlalu lama. Ini adalah bagian dari perawatan kaki yang cerdas.

Q: Jika sepatu saya rusak parah dan bikin kaki sakit, apakah bisa diperbaiki di Sneakershoot?

A: Tentu saja! Sneakershoot menyediakan layanan reparasi sepatu, termasuk perbaikan sol, penggantian bantalan, dan lain-lain yang bisa memperbaiki sepatu rusak agar tidak sakit saat dipakai. Tim berpengalaman kami akan melakukan konsultasi sepatu untuk menentukan solusi terbaik bagi sepatu dan kesehatan kaki kamu.

Hubungi kami untuk konsultasi gratis dan pemesanan layanan cuci sepatu di Sneakershoot.

Disclaimer: Isi artikel ini bertujuan memberikan edukasi umum seputar cara cuci sepatu. Untuk rekomendasi sabun , sikat yang cocok dengan sepatu kamu bisa lakukan konsultasi sepatu langsung dengan tim Sneakershoot.

Author: Avicena Fily A Kako Content Specialist at Sneakershoot

https://sneakershoot.id/

Apa pendapat Anda tentang artikel ini?

4 Kesalahan Pakai Sepatu yang Bikin Kaki Sakit

Seberapa manfaat artikel ini untuk anda?

5389 ratings

Berikan rating anda untuk membantu kami meningkatkan kualitas konten

Komentar

Silakan masuk untuk memberikan komentar

Memuat komentar...

whatsapp_line Icon description